Sunday, March 17, 2013

KORTIKOSTEROID


Di Indonesia, kortikosteroid merupakan salah satu golongan obat yang banyak digunakan secara salah (misused), juga disalahgunakan (abused). Itu sebabnya obat ini perlu dibahas secara khusus. Contoh dari kortikosteroid adalah deksametason, kortison, hidrokrotison, prednison, prednisolon, metil prednisolon.

Obat ini sebetulnya bukan termasuk golongan obat bebas. Namun, faktanya kita bisa mendapatkan obat ini dengan mudah, tidak hanya di apotek, tapi juga toko obat, bahkan di penjual jamu. Banyak jamu yang secara sengaja dioplos dengan kortikosteroid agar lebih mujarab dan cespleng.  

Di Indonesia, kortikosteroid dijuluki “obat dewa” karena khasiatnya yang luas, bisa menghilangkan gejala bermacam-macam penyakit, mulai dari asma, nyeri, rematik, sakit mata, hingga alergi dan sakit kulit.

Di dalam tubuh, kortikosteroid bisa mengurangi peradangan (inflamasi). Itu sebabnya obat ini bisa menghilangkan gejala penyakit yang disertai peradangan, misalnya nyeri, rematik, dan asma.

Kortikosterodi juga bisa menekan sistem imun (daya tahan) tubuh. Itu sebabnya obat ini juga menghilangkan gejala penyakit-penyakit akibat reaksi imun, misalnya alergi dan sakit kulit.

Namun, di samping berbagai manfaat di atas, kortikosteroid juga memiliki banyak mudarat. Jika diminum setiap hari, dalam tempo seminggu saja pemakaian obat ini bisa menimbulkan efek samping antara lain tekanan darah naik, kaki bengkak, glaukoma (hipertensi di mata), hingga kenaikan berat badan. Efek samping yang terakhir ini sering dimanfaatkan oleh pembuat jamu oplosan untuk meracik obat penambah nafsu makan dan peningkat berat badan, misalnya buat anak yang kurus.

Jika digunakan dalam jangka panjang, misalnya sampai berbulan-bulan, efek buruknya lebih banyak lagi. Mulai dari risiko gangguan penglihatan, hipertensi, daya tahan tubuh rendah (membuat peminumnya jadi mudah sakit dan gampang terinfeksi), tulang keropos (osteoporosis), tukak (luka) lambung, gangguan siklus menstruasi, dan masih banyak lagi.

Karena banyaknya efek buruk ini, sebaiknya kita tidak menggunakannya secara bebas sekalipun faktanya kita bisa mendapatkannya dengan mudah. Penggunaannya harus dengan hati-hati, dan dosisnya harus benar-benar tepat. Jika digunakan dalam jangka panjang, penghentiannya juga harus dilakukan secara gradual dengan cara menurunkan dosisnya sedikit demi sedikit. Jadi, tidak boleh dihentikan begitu saja. Hal-hal semacam ini tentu sulit dilakukan oleh orang awam kalau tidak di bawah pengawasan dokter.

Ada di Mana-mana

Selain banyak terdapat di dalam obat minum, kortikosteroid juga banyak digunakan di dalam berbagai bentuk, misalnya:

·    Obat semprot hidung atau obat hirup. Khasiatnya untuk melegakan hidung tersumbat, mengatasi hidung meler, juga untuk mengatasi asma. Contoh obat: mometason, budesonida, triamsinolon, dan beklometason.

·   Obat tetes mata, untuk meredakan iritasi mata akibat alergi. Misalnya deksametason, fluorometolon, dan prednisolon.

·    Krim atau salep kulit, untuk mengatasi gejala iritasi, eksim, gatal-gatal di kulit, dan alergi. Misalnya hidrokortison, betametason, dan triamsinolon.

Semua obat yang mengandung kortikosteroid harus digunakan dengan hati-hati di bawah pengawasan dokter dan apoteker.


Dapatkan buku karya pemilik blog iniBUKU OBAT SEHARI-HARIterbitan Elex Media Komputindo, di Gramedia, toko buku online, dan toko buku lain.




19 comments:

  1. Ass.
    Hebat.... anda hebat sekali..... ilmunya bisa bermanfaat bagi semua orang.... alias tidak kikir ilmunya....
    Saya usulkan buatlah nama-nama obat dokter dengan efek samping serta cara minumnya..... Thank you very much....

    ReplyDelete
  2. waalaikumssalam. wah anda juga hebat sekali mengajukan usul itu :p. tengkyu

    ReplyDelete
  3. Ass terima kasih infonya...saya sering pakai inhaler karna sy menderita asma yg lumayan sering kambuh.kira2 ada ga ya obat asma yg tidak termasuk golongan kortikosteroid? Mohon jawabannya ya...terimakasih

    ReplyDelete
  4. Setahu saya, inhaler kortikosteroid untuk asma lebih besar manfaatnya daripada efek buruknya, asalkan digunakan sesuai aturan dan dosis yg tertera di kemasan. http://bukuobat.blogspot.com/2012/11/obat-asma-4_4550.html

    ReplyDelete
  5. saya mngidap rhinit,is alergi, klo mw pake obat semprot hidung , nama obatnya merek apa, harganya berapa?

    ReplyDelete
  6. Assalamu'alaikum Bapak .

    saya mau nanya obat untuk penyakit Polip yang saya derita.
    saya sudah pernah operasi, tapi saat ini tumbuh lagi pak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wsl,,pa kasmono, sama dengan saya pa, saya juga ada polip sperti daging yg membesar dan menutupi lubang hidung, waktu sma saya di oprasi(dicabut) kira2 6 tahun berikutnya kambuh lagi, membesar lagi,.lalu saya balik lg ke dokter boeschoiri depan taman lalu lintas bandung, kata beliau tidak ada cara lain, selain di oprasi(dicabut) lagi. Trims

      Delete
  7. Postingan yg sgt bermanfaat dan baik sekali.semoga Allah memberikan byk Rejeki buat penulis.

    #Share jg untuk obat Jenis KORTIKOSTEROID,mengenai efek sampingnya,akibat yg ditimbulkan,cara mengatasi akibat yg sdh terjadi,obat untuk penyembuhan,maupun cara penanganan yg lainnya#.

    Mohon di share ya,thanks.

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. Obat anti depresan biasanya tidak tergolong dalam kortikosteroid dan obat anti depresan diharuskan memakai resep untuk pembelian nya ..

    ReplyDelete
  10. Ass....
    Apakh ad obat gtal skujur tbuh yg berciri ciri bintik merah ..suami sya dan ank sya udah gtal sprty itu slma brbuln buln ...
    Udh k doktr kulit hingga obat suntik blm jg smbuh ...
    Tlong d mhon jwbny smg brmnfaat buat sya

    Wasslm

    ReplyDelete
  11. Apakah penggunaan salep yg mengandung kortikosteroid jg berbahaya...pdhl itu kan cm pengobatan dari luar.....mohon infox....trimakasih

    ReplyDelete
  12. Apakah penggunaan salep yg mengandung kortikosteroid jg berbahaya...pdhl itu kan cm pengobatan dari luar.....mohon infox....trimakasih

    ReplyDelete
  13. Apakah penggunaan salep yg mengandung kortikosteroid jg berbahaya...pdhl itu kan cm pengobatan dari luar.....mohon infox....trimakasih

    ReplyDelete
  14. Apakah kortikosteroid bisa mengatasi ASA tinggi pada istri?

    ReplyDelete
  15. Apakah kortikosteroid bisa mengatasi ASA tinggi pada istri?

    ReplyDelete
  16. saya pernah pakai deksametason di bawah pengawasan dokter, namun karena efek sampingnya yang sangat hebat, otot dsn tulang sepertinys melemsh, moonface, berat badan naik cepat. dokter menghentikannya. hati hati dengan obat dewa deksametason

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul bro ,,,sy pernah guna tu obat tahun2,,dan saya ga bisa berhenti,,dan saya masih minum obat jenis metilprednisolone dan methotrexate. ,,kalau berhenti sakit itu datang lagi...

      Delete