Saturday, January 12, 2013

OBAT BUAT IBU MENYUSUI (2)


Pilih yang Efek Sampingnya Paling Kecil
Sebagian besar obat-obatan yang aman buat ibu hamil biasanya aman juga buat ibu menyusui. Sebetulnya, daftar obat yang aman selama hamil tidak sama persis dengan daftar obat yang aman buat ibu menyusui. Pada ibu menyusui, penggunaan obat sedikit berbeda. Sebagai contoh, obat penurun demam dan pereda nyeri ibuprofen. Di masa kehamilan, obat ini tidak dianjurkan dipakai. Tapi di masa menyusui, obat ini boleh diminum.
Tapi demi alasan kemudahan dan keamanan, kita bisa menggunakan patokan sederhana: obat yang tidak aman selama kehamilan sebaiknya tetap dihindari selama masa menyusui, kecuali atas resep dokter.
Jika memang sangat diperlukan, si ibu boleh menggunakan obat-obat yang termasuk kategori aman buat ibu hamil. Selama minum obat, si ibu sebaiknya terus memantau perubahan yang terjadi pada bayi atau produksi ASI.  Misalnya:
1.       Antihistamin (obat alergi). Jika si ibu minum obat flu-pilek atau obat batuk yang mengandung golongan antihistamin, seperti CTM, difenhidramin, prometazin sebaiknya ia memantau kemungkinan tilbulnya efek kantuk atau rewel pada bayi.

2.      Dekongestan (pelega hidung). Obat ini biasanya terdapat di dalam obat flu-pilek. Dekongestan yang diminum sebetulnya tidak diajurkan buat ibu menyusui karena obat ini bisa masuk ke dalam ASI, menyebabkan jantung bayi berdebar-debar dan sulit tidur. Yang lebih dianjurkan adalah tetes atau semprot hidung. Kalaupun terpaksa minum, sebaiknya hanya dalam jangka pendek, jangan lebih dari dua hari.

Jika si ibu terpaksa minum obat flu-pilek yang berisi fenilpropanolamin (PPA) atau pseudoefedrin, sebaiknya ia mengamati kemungkinan rewel pada bayi atau turunnya produksi ASI.

3.      Kafein. Obat ini kadang terdapat di dalam obat sakit kepala atau migrain, fungsinya untuk melancarkan peredaran darah ke otak. Jika si ibu minum obat yang mengandung kafein, sebaiknya ia juga memantau kemungkinan rewel pada bayinya.

4.      Pil KB dan obat hormon. Obat-obat hormonal terdapat di dalam pil kontrasepsi atau obat-obat resep untuk gangguan siklus menstruasi. Obat yang mengandung levonorgestrel, medroksiprogesteron, dan noretisteron tergolong aman buat ibu menyusui. Jika si ibu minum obat yang mengandung etinilestradiol, ia sebaiknya memantau kemungkinan turunnya produksi ASI. Contoh merek dagang yang mengandung etinilestradiol: Microgynon®, Diane®, Yasmin®, Mercilon®, Microdiol®, Cyclogynon®. 

Dapatkan buku karya pemilik blog iniBUKU OBAT SEHARI-HARIterbitan Elex Media Komputindo, di Gramedia, toko buku online, dan toko buku lain.


No comments:

Post a Comment