Friday, March 22, 2013

OBAT SARIAWAN (1)



Minum vitamin C!

Ini nasihat yang paling sering disarankan kepada kita tiap kali terkena sariawan. Apakah memang benar vitamin C bisa menyembuhkan sariawan?
Memang kekurangan vitamin ini bisa menjadi salah satu penyebab sariawan. Tapi penyebab utama sariawan yang kita alami biasanya bukan karena kekurangan vitamin ini.
Sariawan yang diakibatkan oleh kekurangan vitamin C dalam bahasa medis disebut skorbut (scurvy). Ini penyakit jadul yang sekarang sudah jarang dijumpai. Skorbut merupakan bentuk sariawan berat yang ditandai dengan perdarahan hebat di berbagai organ tubuh, termasuk lidah, gusi, dan mulut. Penyakit ini banyak diderita pelaut zaman dulu yang harus berada di laut selama berbulan-bulan tanpa menu sayur dan buah-buahan. Mereka hanya makan roti dan daging awetan.
Akibatnya, mereka menderita kekurangan vitamin yang banyak terdapat di dalam sayur dan buah. Para ilmuwan kemudian menyebut vitamin itu sebagai ascorbic acid  (asam askorbat). “Ascorbic” berasal dari kata “anti-scurvy”. Bahan inilah yang kita kenal sehari-hari sebagai vitamin C.
Jadi, memang benar vitamin C penyebab sariawan tapi sariawan berat (skorbut). Adapun sariawan yang lazim kita alami itu bukanlah kategori skorbut.
Penyebab sariawan belum diketahui dengan pasti. Namun, beberapa faktor di bawah ini diyakini berperan terhadap timbulnya sariawan, antara lain:

·         Gangguan sistem imun (yang menyerang tubuh sendiri, yakni gusi, lidah, atau mulut)
·         Daya tahan tubuh lemah
·         Kurang istirahat
·         Gangguan pencernaan, misalnya kekurangan serat dan air
·         Stres
·         Kurang vitamin dan mineral tertentu, misalnya vitamin B12, asam folat, vitamin C dan zat besi
·         Tergigit, terkena kawat gigi atau sikat gigi
·         Penggunaan pasta gigi atau obat kumur yang tidak cocok (misalnya terjadi pada orang yang sensitif terhadap lauril sulfat, salah satu kandungan pasta gigi)
·         Infeksi
·         Alergi
·         Makanan yang mengiritasi, misalnya makanan panas, dingin, atau pedas
·         Rokok (Silakan lihat di situs AAOM.)
·         Perubahan hormonal, misalnya pada perempuan yang sedang datang bulan. Sebagian kecil perempuan sangat peka terhadap perubahan kadar estrogen sampai mengalami sariawan tiap kali datang bulan. Ini masalah hormonal, bukan salah bunda mengandung.

Sebelum kita berpikir tentang obat, lebih baik kita berfokus mencari dulu penyebabnya lalu menghilangkan penyebab itu. Setelah itu, jika memang diperlukan, kita bisa menggunakan obat.
Sebelum kita memutuskan membeli obat di apotek, mungkin bisa dicoba lebih dulu metode pengobatan tradisional menggunakan bahan-bahan dapur atau tanaman. Misalnya, berkumur air garam hangat atau rebusan daun sirih. Larutan garam pekat punya sifat antimikroba, bisa membersihkan luka sariawan dari kuman penyebab luka itu sukar sembuh.
Atau dengan cara menaburkan baking soda di luka sariawan dan membiarkannya semenit (sambil menahan perih). Fungsinya sama seperti larutan garam pekat. Kadang berbagai cara tradisional tidak berhasil. Jika itu terjadi, kita bisa menggunakan bantuan obat.


Dapatkan buku karya pemilik blog iniBUKU OBAT SEHARI-HARIterbitan Elex Media Komputindo, di Gramedia, toko buku online, dan toko buku lain.



No comments:

Post a Comment