Wednesday, January 2, 2013

OBAT TRADISIONAL (5)


Pasal ke-4: Komunikasikan ke dokter.


Untuk mencegah terjadinya risiko buruk obat herbal, sebaiknya pasien selalu berkomunikasi dengan dokter bila hendak mengonsumsinya, terutama jika ia juga harus minum obat dokter. Sebab, obat-obat tradisional tertentu punya efek sinergis dengan obat dokter.
Kehati-hatian terutama sangat diperlukan oleh ibu hamil. Pasalnya, obat tradisional belum memiliki data penelitian bahayanya terhadap janin. Begitu pula pada pasien yang hendak menjalani operasi. Menjelang operasi, sebaiknya semua pemakaian obat tradisional dihentikan. Banyak obat tradisional terbukti punya efek samping mempersulit pembekuan darah. Jika konsumsi tidak disetop, dikhawatirkan akan menyebabkan perdarahan saat operasi.
Ibu hamil yang hendak melahirkan, baik secara normal maupun sesar, sebaiknya juga hanya minum obat tradisional kalau mendapat persetujuan dokter. Di masyarakat kita, sebagian wanita hamil minum rumput patimah ketika hendak bersalin. Tumbuhan ini sering dipakai sebagai jamu untuk memperlancar persalinan. Rumput ini memang diketahui mengandung bahan fitokimia (fito: tumbuhan) yang mirip obat modern perangsang kontraksi rahim.
Yang menjadi masalah, dosis kandungan fitokimianya tidak mungkin diukur saat hendak diminum. Tumbuhan ini dipakai dengan cara akarnya direndam. Rendaman inilah yang diminum. Semakin lama perendaman, kadar zat fitokimia yang terlarut pun semakin pekat. Dosis hari Rabu bisa saja dua kali lipat dosis hari Senin. Pada obat-obat modern, masalah variasi ini tidak terjadi. Semua bahan aktifnya jelas. Dosisnya pun terukur.
Minum jamu rendaman akar rumput patimah akan menimbulkan masalah jika pada proses persalinan itu, dokter juga memberikan obat modern perangsang kontraksi rahim. Efeknya bisa berlipat ganda. Jika mulut rahim belum terbuka, efek kuat kontraksi ini bisa berbahaya. Risikonya bisa berupa robeknya jalan lahir atau perdarahan setelah melahirkan.

Dapatkan buku karya pemilik blog iniBUKU OBAT SEHARI-HARIterbitan Elex Media Komputindo, di Gramedia, toko buku online, dan toko buku lain.


No comments:

Post a Comment