Friday, March 15, 2013

PIL KB (2)


Minum dengan Disiplin

Tiap kali memperoleh pil KB, dari mana pun, pastikan petunjuk pemakaiannya ada. Pil KB hanya akan efektif kalau benar-benar dikonsumsi sesuai petunjuk. Pemakai harus sangat disiplin. Di Indonesia, pil KB tersedia dalam berbagai satuan. Satu strip bisa berisi 21, 24, atau 28 pil. Masing-masing memiliki aturan pakai yang mungkin berbeda-beda. Petunjuk aturan pakai ini harus diikuti dengan ketat.
Kecuali dinyatakan lain, pil KB pada umumnya disarankan untuk diminum pada jam yang sama setiap hari, misalnya menjelang tidur. Konsumsi pada jam yang sama akan menjamin kadar hormon di dalam tubuh sesuai dengan yang diinginkan. Agar pemakai tidak lupa, ia bisa memasang alarm di ponsel dan meletakkan pil KB di tempat yang mudah terlihat.
Kapan mulai minum pil? Bagaimana kalau lupa minum satu atau dua pil? Bagaimana kalau timbul perdarahan? Bagaimana kalau... dll. Semua pertanyaan seperti ini tidak akan menjadi persoalan kalau kita memiliki brosur petunjuk penggunaannya.
Pil KB bukan obat yang bekerja seketika, yang begitu diminum hari ini langsung memberikan efek kontrasepsi. Pil harus diminum beberapa hari dulu sesuai petunjuk baru bisa memberikan efek perlindungan dari kehamilan.  
Di Indonesia, terdapat dua jenis pil KB.
1.       Pil KB hormon kombinasi. Berisi dua jenis hormon: progestin dan estrogen. Secara umum, pil KB jenis ini tidak dianjurkan buat ibu menyusui karena bisa menurunkan produksi ASI. Pil jenis ini bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah dan karenanya tidak dianjurkan buat wanita penderita hipertensi yang belum terkontrol.

Wanita yang punya kelainan pembekuan darah juga tidak dianjurkan minum pil ini. Jika si wanita adalah perokok, ia harus menyetop kebiasaan merokok lebih dulu sebelum minum pil KB ini. Soalnya, kombinasi antara rokok dan pil KB bisa meningkatkan risiko kanker, serangan jantung, dan stroke, terutama jika si wanita juga menderita hipertensi.

Wanita yang menderita penyakit lever (hati) atau punya riwayat keluarga penderita kanker payudara juga tidak dianjurkan minum pil ini dalam jangka panjang. Pasalnya, pil KB mungkin bisa memperparah sakit lever.

Dari fakta-fakta di atas kita bisa melihat, walaupun ini “cuma urusan pil KB”, ada banyak faktor yang harus diperhatikan. Mulai dari tekanan darah, kondisi menyusui, kebiasaan merokok, sampai gangguan lever.

Contoh obat dalam pil KB kombinasi dan contoh nama dagang:

Kombinasi  
Nama dagang
Levonorgestrel



Etinilestradiol
(etuniliestradiol)
Microgynon®, Nordette®, Pil KB®, Andalan®, Cyclogynon®, Planak®, Mikrodiol®, Pilkab®, Planotab®, Trinordiol®
Norgestrel
Microdiol®
Drospirenon
Yaz®, Yasmin®
Desogestrel
Mercilon®, Mercilon 28®, Marvelon®, Gracial®
Siproteron
Diane 35®, Estelle 35-ED®
Gestoden
Gynera®
Linestrenol
Lyndiol, Ovostat®

Dari sekian banyak jenis kombinasi di atas, kombinasi levonorgestrel & etniliestradiol dosis rendah merupakan pilihan pertama dalam hal keamanan. Risiko penggumpalan darahnya paling rendah dibandingkan yang lain.
Di Indonesia, pil kombinasi siproteron dan etinilestradiol biasa diresepkan sebagai pil KB sekaligus obat antijerawat. Siproteron memang bisa mengurangi jerawat yang muncul akibat ketidakseimbangan hormonal. Namun, sebaiknya pemakai tidak menggunakannya secara bebas kecuali atas resep dokter. Sebab, risiko penggumpalan darahnya cukup tinggi jika dibandingkan dengan kombinasi levonorgestrel & etinilestradiol.
Di beberapa negara, kombinasi siproteron dan etinilestradiol bahkan hanya boleh diresepkan jangka pendek untuk perempuan dengan masalah jerawat hormonal. Di awal tahun 2013, penggunaanya di beberapa negara juga diawasi secara ketat karena risiko penggumpalan darah ini.


Dapatkan buku karya pemilik blog iniBUKU OBAT SEHARI-HARIterbitan Elex Media Komputindo, di Gramedia, toko buku online, dan toko buku lain.


No comments:

Post a Comment