Sunday, December 4, 2016

PILIH MAKANAN SEHAT: KACANG-KACANGAN

Buku lengkap SOLUSI ANAK SUSAH MAKAN bisa diunduh dengan mengklik gambar berikut:





Ada kalanya kita sudah berusaha sebisa mungkin tetapi si anak masih saja sulit makan. Maunya hanya ngemil melulu. Nasi ditampik, tapi kalau disuguhi cemilan, ia mau makan. Jika ini yang terjadi, kita harus gembira. Lho, kok malah gembira? Ya, karena itu berarti masih ada cara aman untuk mencukupi gizinya. 

Kalau dia masih mau makan cemilan, sekarang mari kita mengatur gizi cemilannya. Kalau kita bisa mengatur kandungan nutrisi cemilan si kecil, kebutuhan gizinya akan tercukupi dengan baik walaupun dia sulit diajak makan dengan cara seperti orang dewasa.

Ada tujuh kelompok besar nutrisi yang harus ada di dalam makanan si kecil, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat, dan air. Ketujuh kelompok nutrisi ini harus tercukupi lewat makanan yang disantap si kecil, baik makan besar maupun cemilan. Berikut beberapa contoh makanan yang bisa disajikan sebagai cemilan sehat:


KACANG-KACANGAN
Kacang adalah bahan cemilan yang istimewa. Nutrisinya sangat padat. Selain mengandung karbohidrat yang bisa menjadi pengganti nasi, kacang-kacangan mengandung banyak protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat. Di pasar, ada beberapa jenis kacang yang bisa dijadikan pilihan, antara lain:

1.      Kacang hijau
Kacang ini sudah cukup populer di masyarakat kita sebagai makanan bergizi. Bahkan biasa dijadikan sebagai makanan tambahan bergizi di Posyandu. Salah satu kelebihannya, kacang hijau punya rasa yang enak walaupun tidak ditambah apa-apa. Cukup dikukus saja pun rasanya sudah enak, apalagi bila ditambah parutan kelapa.

Dibubur, enak. Dikolak, enak. Digoreng juga enak. Kelebihan lainnya, kacang hijau bisa diolah menjadi berbagai makanan. Bisa dibuang kulitnya lalu dijadikan sebagai isi kue seperti bakpia atau onde-onde. Bisa juga dibuat menjadi tepung lalu diolah menjadi berbagai kue. Pilihannya banyak sekali.
Kacang hijau kupas, salah satu makanan favorit anak saya.
Sumber: Tokopedia.com/

Kue dari tepung kacang hijau bisa menjadi alternatif yang lebih menyehatkan daripada kue berbahan dasar tepung terigu. Anak-anak sudah terlalu banyak didominasi oleh kue berbahan dasar tepung terigu.   

2.      Kacang tolo (kacang tunggak)
Warna kulitnya kelabu bersemu merah pucat. Di dapur Jawa biasanya dijadikan isi sayur sejenis lodeh atau sebagai pengganti kacang hijau karena rasanya juga sama-sama gurih. Sama seperti kacang hijau, kacang tunggak juga bisa diolah menjadi berbagai kue, bisa juga direbus, dikukus, digoreng, atau disangrai begitu saja dan dijadikan cemilan.

 

3.      Kedelai
Bahan baku tempe dan tahu ini sudah kondang sebagai makanan bergizi. Di pasar ada dua jenis kedelai, yakni kedelai impor dan kedelai lokal. Ciri umumnya, kedelai impor warnanya lebih putih bersih, ukurannya lebih besar, biasanya berasal dari varietas rekayasa genetik. Kebanyakan tempe dibuat dari kedelai jenis ini.

Jika kita ingin menjadikan kedelai sebagai bahan cemilan, sebaiknya kita memilih kedelai lokal. Ukurannya pada umumnya lebih kecil dan warnanya juga lebih kusam tapi kedelai lokal unggul dalam hal varietasnya bukan hasil rekayasa genetik. Warna kusam tidak berarti gizinya lebih jelek.

Kita juga bisa membuat cemilan dengan bahan baku tempe atau tahu. Dalam bentuk tempe, kedelai punya kelebihan karena zat gizinya lebih mudah diserap. Alternatif lain, kedelai dibuat menjadi susu lalu disajikan dengan tambahan sedikit gula atau diolah menjadi kue. Pilihannya banyak sekali.

4.       Kacang tanah
Kita bisa menjadikan kacang ini sebagai cemilan dalam bentuk kacang rebus, goreng, sangrai, atau panggang. Bisa juga dioleh menjadi aneka macam kue. Rasanya yang gurih (karena tinggi protein dan lemak) membuat kue apa pun menjadi enak.

Tak perlu takut dengan minyaknya yang begitu banyak. Minyak kacang tanah didominasi oleh lemak baik yang bermanfaat bagi kesehatan si kecil. Jangan lupa pula, balita tidak harus mengikuti hitung-hitungan lemak seperti yang biasa diterapkan oleh orang dewasa yang terkena masalah kolesterol. Mereka masih dalam fase pertumbuhan yang butuh banyak lemak.

Salah satu kekurangan kacang tanah adalah sifatnya yang mudah berjamur. Jika berjamur, kacang ini menghasilkan racun yang berbahaya. Itu sebabnya, pada saat membelinya, pastikan pilih kacang yang masih baik, belum berjamur. Selain beracun, kacang yang sudah berjamur rasanya tidak lagi gurih.

Kalau kita menginginkan gizi maksimal dari kacang-kacangan, bahan makanan ini cukup direbus, dikukus, disangrai, atau dipanggang. Cara penggorengan dengan minyak tidak begitu dianjurkan karena akan mengurangi jumlah lemak baiknya.

Di samping punya banyak kelebihan, kacang-kacangan memiliki kekurangan karena mengandung senyawa-senyawa antigizi. Zat-zat ini merupakan musuh nutrisi, bisa menghambat penyerapan mineral, mengganggu sel darah merah, ada pula yang menyebabkan produksi gas di saluran cerna sehingga menyebabkan perut kembung.


Kabar baiknya, zat antigizi ini mudah dihilangkan dengan cara pemanasan minimal 100 derajat Celcius (suhu air mendidih) sampai kacang benar-benar matang. Karena itu, apa pun jenis masakannya, pastikan kacang sudah dalam kondisi matang sempurna ketika dihidangkan buat si kecil. 

No comments:

Post a Comment