Sunday, December 4, 2016

SUPLEMEN NAFSU MAKAN

Buku lengkap SOLUSI ANAK SUSAH MAKAN bisa diunduh dengan mengklik gambar berikut:






Pada masa lalu, ketika suplemen penambah nafsu makan belum tersedia luas, orang-orangtua biasanya memberi jamu cekok temu ireng (temu hitam) buat anaknya yang susah makan. Saya waktu kecil termasuk generasi terakhir yang masih menjadi “korban pemaksaan kehendak” ini.

Temu ireng, yang rasa pahitnya luar biasa ini, memang kondang sebagai obat tradisional penambah nafsu makan. Rimpangnya diparut lalu diperas dengan saringan kain selendang yang sudah tidak terpakai. Perasan itu langsung dicekokkan ke mulut anak, yang biasanya berontak meronta-ronta karena takut dengan rasa pahitnya yang tiada bandingannya. Berdasarkan pengalaman, anak-anak memang menjadi lebih doyan makan setelah minum jamu rimpang ini.

Sekarang cara tradisional ini sudah ditinggalkan karena di apotek kini banyak tersedia suplemen-suplemen penambah nafsu makan yang rasanya jauh lebih enak. Tinggal pilih rasa jeruk, stroberi, atau anggur. 

Suplemen seperti ini boleh-boleh saja kita berikan kepada anak. Akan tetapi harap diingat, kita tidak boleh bergantung kepada suplemen tiap kali anak tidak doyan makan. Kita boleh menggunakannya sesekali saja, misalnya tiga bulan sekali. Kalau tiap bulan, apalagi tiap minggu kita selalu membeli suplemen, berarti ada yang salah dengan cara kita menyelesaikan masalah.

Suplemen bukanlah solusi utama. Solusi utama haruslah cara-cara seperti yang telah kita bahas di bab-bab sebelum ini. Jika semua cara tersebut hasilnya masih belum memuaskan, barulah kita boleh menggunakan suplemen.

Tujuan kita memberi suplemen adalah agar kebutuhan gizi si kecil tercukupi sehingga ia menjadi lebih sehat, bukan sekadar agar ia doyan makan. Targetnya, begitu konsumsi suplemen dihentikan, nafsu makannya menjadi lebih baik sehingga konsumsi suplemen bisa dihentikan.

Sumber: Clipartof.com/

Fungsi suplemen seperti korek pemantik api. Diperlukan, tapi sesekali saja. Kalau kita mau membakar kayu, kita cukup menggunakan korek api satu kali di awal. Setelah itu, biarkan api membesar dengan sendirinya. Kalau tiap menit kita harus memantik api lagi, itu berarti kayunya mungkin masih basah dan sulit dibakar.

Begitu pula dengan suplemen multivitamin. Si kecil cukup mendapatkan suplemen di awal agar badannya sehat. Begitu dia sehat, nafsu makannya akan membaik. Setelah itu, dia harus makan makanan yang gizinya variatif sehingga dia menjadi lebih sehat dan nafsu makannya tetap baik walaupun tidak lagi minum suplemen.

Kalau sebentar-sebentar kita membeli suplemen, berarti ada yang tidak beres dengan kondisi si anak. Akar masalahnya harus dicari lebih dulu lalu diselesaikan lebih dulu. Jangan sampai anak tergantung pada suplemen. 

Kandungan Suplemen
Di pasaran ada bermacam-macam suplemen yang dipromosikan bisa menambah nafsu makan anak. Merek dagangnya berjibun, kandungannya juga bermacam-macam sampai membuat orangtua bingung memilih. Secara umum, kandungan suplemen tersebut bisa dikelompokkan menjadi empat:

1.      Vitamin dan mineral
Suplemen pada umumnya mengandung kelompok vitamin B. Ada juga yang ditambah dengan vitamin D, vitamin A, atau vitamin C. Vitamin memang bisa merangsang metabolisme pembakaran energi sehingga membuat peminumnya menjadi lebih energik dan lebih doyan makan. Contoh merek dagang yang terkenal: Vidoran®, Becombion®.

2.      Minyak ikan
Yang paling banyak digunakan adalah minyak ikan kod. Kalau terbuat dari minyak ikan, biasanya suplemen berupa kapsul lunak atau cairan emulsi yang agak amis. Minyak ikan ini banyak mengandung vitamin A, D, dan lemak esensial kelompok omega-3 seperti DHA dan EPA. Cotoh merek dagang: Seven Seas®, Scott Emulsion®, Champs Emulsion®

3.      Asam amino
Asam amino adalah mata rantai penyusun protein. Asam amino yang banyak digunakan di suplemen penambah nafsu makan misalnya lysin. Biasanya dikombinasikan dengan multivitamin dan mineral. Contoh merek dagang suplemen yang mengandung asam amino ini: Biolysin®, Apialys®

4.      Bahan herbal
Biasanya juga dikombinasikan dengan multivitamin. Bahan herbal yang paling umum digunakan adalah rimpang temu lawak atau kunyit. Contoh merek dagang yang terkenal: Curcuma Plus®. Temu ireng tidak lagi populer karena rasa pahitnya yang sulit ditutupi dengan perasa apa pun.

Efek Negatif Suplemen
Secara umum, suplemen yang berisi bahan-bahan di atas tergolong aman buat anak-anak. Meski begitu, penggunaannya tidak boleh terus-menerus. Sebaiknya anak mendapatkan gizi dari makanan sehari-hari, bukan dari suplemen.

Bagaimanapun, suplemen yang paling aman tetap saja memiliki sisi negatif. Sebagai contoh, jika anak dibiasakan minum suplemen vitamin, apalagi yang dosis tinggi, maka tubuhnya akan lebih mudah membuang vitamin yang didapat dari makanan. Ini akan merugikan dia ketika ia tidak lagi minum suplemen.

Karena itu, sekali lagi, suplemen tidak boleh dijadikan sebagai solusi utama. Problem yang mendasar harus diperbaiki lebih dulu. Mungkin si anak tidak doyan makan karena sakit-sakitan, kurang bermain, kurang aktif fisiknya, kebanyakan minum susu, bosan dengan makanannya, terlalu banyak makan snack, atau sebab lain. Problem-problem ini harus diselesaikan dulu.

Jika memang semua usaha sudah dilakukan dan hasilnya masih kurang memuaskan, kita boleh menggunakan suplemen. Kalau sebentar-sebentar kita menggunakan suplemen, itu pertanda anak kita tidak sehat.

Suplemen Bukan Penambah Nafsu Makan
Suplemen sebetulnya bukanlah obat peningkat nafsu makan. Tujuan pemberian suplemen adalah agar kebutuhan gizi anak tercukupi sehingga ia menjadi lebih sehat. Begitu dia sehat, nafsu makannya akan membaik dengan sendirinya.

Sekali lagi, suplemen harusnya hanya digunakan sebagai pemantik nafsu makan. Begitu nafsu makan si kecil membaik, dia harus mendapat cukup vitamin B kompleks dari makanan sehari-hari. Biarkan buah, sayur, kacang-kacangan, nasi atau air tajin, susu, dsb menggantikan tugas suplemen vitamin yang sudah selesai.

Setelah minum suplemen, dia harus mendapat lemak-lemak esensial dari minyak ikan yang sehari-hari dihidangkan kepadanya. Biarkan ikan tongkol, tenggiri, tuna, bandeng, udang, cumi, dll meneruskan tugas ikan kod.


Bagaimanapun, ikan segar memberikan gizi yang lebih lengkap daripada minyak ikan merek apa pun. Buah-buah segar memberikan vitamin lebih komplet daripada suplemen semahal apa pun. Kacang-kacangan dan produk hewani memberi asam amino lebih variatif daripada suplemen asam amino mana pun. 

No comments:

Post a Comment